MTs NEGERI 1 BOYOLALI

UNGGUL DALAM MUTU SANTUN DALAM PERILAKU

MERESTUI DAN MENDOAKAN PADA MOMEN PELETAKAN BATU PERTAMA MASJID AL- HIDAYAH MTs NEGERI 1 BOYOLALI

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Boyolali Drs. H. Fahrudin, M.Ag. Peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Hidayah dikomplek Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Boyolali yang akan dibangun 2 lantai dengan luas 22,60 M x 11,60 M persegi hari ini, Rabu (22/7/20). Selain itu, hadir juga beberapa tokoh masyarakat di sekitar Mojo dan Kacangan kecamatan andong di atas persetujuan Bapak Camat Andong, kepala desa Kacangan dan Mojo, serta hadir juga mewakili alumni MTsN 1 Boyolali, Donatur dan Komite Madrasah dan seluruh guru dan staf MTsN 1 Boyolali,

dalam sambutanya Kepala Kementerian Agama Kabupaten Boyolali Drs. H. Fahrudin, M.Ag berpesan pembangunan rumah ibadah itu adalah tanggung jawab bersama. Membangun sarana ibadah ini tidak cukup dengan semangat harus ada tekad dan Biaya , membangun sarana ibadah adalah tanggung jawab kita bersama,

Dia juga menerima agar di Masjid Al – Hidayah ini benar-benar bisa menampung Jamaan putra-putri siswa MTsN1 Boyolali dan juga sebagai bagian dari pendidikan, tempat ibadah dan banyak manfaat lainnya untuk lingkungan. Mari sama-sama kita mendukung para panitia agar dalam pembangunan berjalan baik, dengan membangun masjid Al-Hidayah ini dapat menambah iman dan taqwa kita semua dan memberi manfaat warga Sekitar, “pungkasnya.

Pada kesempatan lain kepala madrasah H. Syammuji, S. Pd. M. Pd dan ketua panitia pembagunan H. Djamhari, S. Ag Mengatakan pembangunan masjid ini berkat kerjasama dan terlahirnya, keputusan yang didapat, karna pembangunan masjid ini membutuhkan dana, anggaran yang dibutuhkan saat tahap pertama di perkiranan sebesar Rp350. 000 .000, – (Tiga ratus lima puluh juta rupiah) anggaran ini sudah tersedia untuk para donatur guru dan staf menggalang infaq sekitar Rp. 2.000.000 Per orang dan infaq yang sudah ada. Dan pada tahap pertama pembangunan ini di perkirakan akan rampung selama 2,5 bulan. Panitia Pembanggunan mengatakan untuk menyelesaikan hingga menghabiskan 1,650.000.000 (1 Milyar enam ratus lima puluh juta rupiah)

Berbagi adalah peduli