MTs NEGERI 1 BOYOLALI

UNGGUL DALAM MUTU SANTUN DALAM PERILAKU

IDOLAKAN SAJA

4 min read

Fatimah Az Zahra, Putri Rasulullah SAW Cantik Jelita Lagi Mulia
Siti Fatimah merupakan nama lengkapnya. Wanita cantik istri dari Khalifah ke empat yakni Ali bin Abi Thalib ini merupakan putri baginda Rasulullah Muhammad SAW bersama Ummum Mukminin Khadijah binti Khuwalid. Fatimah juga mendapat julukan sebagai Az Zahra yang artinya wanita tak pernah mendapat haid selama hidupnya. Saat melahirkan buah hatinya, masa nifas yang dialami Fatimah pun sangat sebentar.

Gambar ilustrasi

Fatimah yang merupakan buah hati ke empat baginda Rasulullah ini sendiri lahir lima tahun setelah Muhammad diangkat menjadi rasul tepatnya pada 20 Jumadil Akhir. Kelahiran Fatimah disambut bahagia oleh Rasulullah maupun keluarga, kerabat dan juga para sahabatnya.

Idolakan Saja Fatimah Az Zahra

Siti Fatimah Az Zahra adalah putri dari Nabi Muhammad SAW. Fatimah juga menjadi putri kesayangan Rasulullah SAW. Seperti apa sifat dan kisah teladan dari Fatimah Az Zahra?
Arti nama dari Siti Fatimah Az Zahra di dalam Islam ialah gadis yang lembut hatinya dan selalu berseri-seri. Siti Fatimah Az Zahra lahir dari rahim wanita hebat bernama Khadijah binti Khuwalid.

Putri bungsu Nabi Muhammad SAW ini telah dijanjikan surga oleh Allah SWT.

سَيِّدَاتُ نِسَاءِ أَهْلِ الْجَنَّةِ أَرْبَعٌ: مَرْيَمُ بِنْتُ عِمْرَانَ، وَفَاطِمَةُ بِنْتُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَخَدِيجَةُ بِنْتُ خُوَيْلِدٍ، وَآسِيَةُ

Artinya: “Pemuka wanita ahli surga ada empat: Maryam binti Imran, Fatimah binti Rasulillah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Khadijah binti Khuwailid, dan Asiyah.” (HR Muslim).

Istri dari khalifah Ali bin Abi Thalib RA memiliki sifat yang sangat mirip dengan Rasulullah SAW. Sifat Fatimah Az Zahra juga sangat pemalu. Wajah Fatimah Az Zahra kerap digambarkan berkulit putih dengan pipi kemerahan.

Fatimah Kecil

Fatimah kecil tumbuh dengan baik dan menggemaskan. Sayang, di usianya yang ke lima tahun sang bunda yakni Khadijah harus pulang ke Rahmatullah. Di usianya yang masih sangat dini, ia harus menggantikan pekerjaan sang bunda untuk melayani, membantu dan membela sang ayah.

Masa kecil Fatimah penuh dengan tantangan juga cobaan serta kesedihan. Berkali-kali ia harus menyaksikan sang ayah ditentang oleh kaum kafir Quraish. Tidak jarang Fatimah kecil meneteskan air mata di pipinya karena melihat perjuangan serta penderitaan sang ayah saat berdakwah.

Meski hidupnya penuh tantangan dan cobaan, Fatimah tak pernah mengeluh akan hal itu. Ia tetap semangat dan tumbuh menjadi gadis yang kuat, mengesankan serta selalu ada untuk sang ayah. Hari ke hari, ia pun tumbuh menjadi gadis dewasa yang cerdas, cantik jelita dan berbudi luhur serta mulia. Kisah cintanya pun dikatakan sebagai kisah cinta paling mulia sepanjang masa.
Ketika Fatimah beranjak dewasa dan siap untuk dipersunting, banyak pria mulia dan ternama di zamannya mengajukan lamaran. Sebut saja Khalifah pertama yakni Abu Bakar As Sidhiq dan Khalifah kedua yakni Umar Bin Khattab. Rupanya jodoh Fatimah bukan satu di antara keduanya. Lamaran Abu Bakar maupun Umar tidak mendapat restu dari Rasulllah SAW.

Malaikat Jibril pun turun ke bumi dan mengabarkan pada Rasulullah bahwa Fatimah hendak dinikahkan dengan Ali bin Abi Thalib. Keduanya adalah sepasang anak manusia yang memang telah ditakdirkan bersama di dunia hingga akhirat. Tak lama setelah datangnya kabar ini, Ali pun mendatangi Rasulullah dan menyampaikan niat tulusnya untuk mempersunting buah hatinya.

Dengan senang hati Rasulullah pun menerima lamaran tersebut dan menikahkan Fatimah untuk Ali. Selepas menikah, pasangan Fatimah juga Ali pun akhirnya sama-sama tahu jika mereka saling mencintai satu sama lain hanya karena Allah.

Cinta keduanya begitu suci dan mulia. Saking sucinya, sebuah riwayat menjelaskan bahwa cinta keduanya hanya Allah dan mereka yang tahu. Setan bahkan tak pernah tahu bahwa ada cinta yang begitu besar di hati keduanya hingga keduanya resmi menikah dan menjadi pasangan halal.

Wanita bergelar Az Zahra ini sendiri adalah seorang wanita yang sangat cantik, berakhlak mulia, penyayang, sopan santun, penuh kesabaran, lembut hati, suka menolong dan begitu patuh pada sang suami. Ia juga seorang wanita yang cerdas serta sosok yang sangat dicintai oleh Allah begitu pun oleh rasulnya.

Tak hanya dijuluki sebagai Az Zahra, Fatimah juga dijuluki sebagai seorang pemimpin para wanita penduduk surga.

Aisyah berkata bahwa Rasulullah pernah bersabda, “Ketika aku dalam perjalanan ke langit, aku dimasukkan ke surga, lalu berhenti di sebuah pohon dari pohon-pohon surga. Aku melihat yang lebih indah dari pohon yang satu itu, daunnya paling putih, buahnya paling harum. Kemudian, aku mendapatkan buahnya, lalu aku makan. Buah itu menjadi nuthfah di sulbi-ku. Setelah aku sampai di bumi, aku berhubungan dengan Khadijah, kemudian ia mengandung Fatimah. Setelah itu, setiap aku rindu aroma surga, aku menciumi Fatimah”. (Tafsir Ad-Durrul Mantsur tentang surat Al-Isra: 1; Mustadrak Ash-Shahihayn 3: 156).

🌹 BEBERAPA GELAR SAYYIDAH FATHIMAH antara lain:

  1. Haura Insiyyah
    Bidadari berbentuk manusia
    (Rasulullah ﷺ berkata, Fathimah putriku adalah bidadari manusia, setiap kali aku merindui surga, aku akan mencium Fathimah Ra)
  2. Manshuuroh
    Yang memperoleh pertolongan
    (Nama ini yang paling terkenal di langit ~ Jibril as memanggil beliau dengan nama ini
  3. Az-Zahra
    Terang benderang
    (Ketika beliau masuk ke mihrabnya beribadah dan bermunajat kepada Allah, cahayanya menerangi penghuni langit seperti bintang² yang menerangi penghuni bumi)
  4. As-Shiddiqoh
    Yang jujur
    (Sama sekali tidak pernah berbohong)
  5. Al-Mubaarokah
    Yang membawa barokah
    (Setiap apa yang disentuh oleh beliau membawa barokah)
  6. At-Thoohiroh
    Suci
    (Beliau telah disucikan oleh Allah)
  7. Az-Zakiyyah
    Bersih, indah dan harum
  8. Ar-Rodhiyyah
    Yang menerima seluruh ketentuan Allah dan tidak pernah menolak
  9. Al-Mardhiyyah
    Memperoleh keridhoan dan kerelaan Allah
  10. Al-Batuul
    Yang terputus dari dunia
    (Beliau hanya fokus kepada Allah dan akhirat),
    ~ Tidak pernah melihat sesuatu kecuali Allah
    ~ Tidak pernah mengalami datang haidh dan nifas
  11. Al-Haniiah
    Yang sangat lemah lembut
  12. Sayyidatun Nisa
    (Sayyidatun Nisa Il ‘Alamin, Sayyidatun Nisai Ahlil Jannah dan Sayyidatun Nisail Mukminin)
    ~ Penghulu/pemimpin para wanita
  13. Ummul Hasanain
    Ibu dari Sayyidina Hasan dan Sayyidina Husain Ra.
  14. Ummu Abiihaa
    (Ibu dari ayahnya)
    Karena kecintaan Rasululloh kepada beliau yang mempunyai kedudukan sebagai pengganti ibu angkatnya (Fathimah binti Asad).

Semoga, kisah ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk senantiasa berbuat kebaikan, menjadi pribadi yang tulus dan berbudi luhur. By. berbagai sumber

Berbagi adalah peduli